Alqomroh.id, Jonggol - Cuaca ekstrim yang terjadi beberapa waktu terakhir mengakibatkan sejumlah wilayah di Kecamatan Jonggol mengalami kekeringan dan kelangkaan air. Salah satunya di desa Weninggalih yang terdiri dari hampir 2.000 KK meliputi sekitar 5.200 warga. Kondisi ini berdampak pada sulitnya warga mengakses air bersih untuk keperluan sehari-hari.

Merespon kondisi ini, Divisi Sosial Al Qomroh berkoordinasi dengan pemerintah Kecamatan Jonggol dan Desa Weninggalih melakukan survei lapangan dan pengiriman bantuan sementara ke wilayah terdampak, Senin (21/8). Bantuan sementara terdiri dari 3 tangki air bersih yang masing-masing memuat sekitar 8.000 liter, total sebanyak 24.000 liter.

Dengan pengarahan pihak pemerintah setempat, air diditribusikan ke sejumlah titik penampungan, termasuk masjid-masjid dan tempat mengaji anak-anak. Mobil tangki air disambut warga dengan antusias yang langsung antri membawa jerigen masing-masing
Program Lanjutan
Dari studi lapangan dan diskusi dengan Pemerintah Kecamatan Jonggol, ditemukan bahwa kekeringan ini merupakan peristiwa berulang di sejumlah wilayah Jonggol. Oleh karena itu, ada beberapa solusi berjangka yang diperlukan warga.
Dalam jangka pendek, warga membutuhkan air bersih untuk keperluan sehari-hari yang bisa dijawab dengan bantuan pengiriman air bersih. Untuk jangka menengah, urgensinya adalah penyediaan tangki-tangki penampungan air kapasitas besar. Sementara untuk program jangka panjang, sumur bor dapat menjadi solusi.

Temuan-temuan ini akan ditindaklanjuti, baik melalui program penggalangan dana maupun sinergi dengan para pemangku kepentingan, oleh Divisi Sosial Al Qomroh yang merupakan bagian dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Qomroh dan Yayasan Menara Sunnah Citra Indah. (*)
----------------
Donasi dapat disalurkan ke;
Bsi 7146280007 a/n Masjid Al-Qomroh. Konfirmasi: 082123928659, atau tambahkan kode unik 5 di belakang jumlah nominalnya. Contoh: 100.005